UPAYA POLRES SIMALUNGUN DALAM MENANGANI LONGSOR JEMBATAN SIDUA-DUA UPAYA POLRES SIMALUNGUN DALAM MENANGANI LONGSOR JEMBATAN SIDUA-DUA
polressimalungun. Telah terjadi peristiwa longsor yang menimbun Jembatan Sidua dua Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Parapat Kabupaten Simalungun sehingga mengakibatkn putusnya akses jalan Siantar –... UPAYA POLRES SIMALUNGUN DALAM MENANGANI LONGSOR JEMBATAN SIDUA-DUA

polressimalungun. Telah terjadi peristiwa longsor yang menimbun Jembatan Sidua dua Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Parapat Kabupaten Simalungun sehingga mengakibatkn putusnya akses jalan Siantar – Parapat. Minggu, (30/12/2018) sekira pukul 21.40 wib.

Polres Simalungun yang mengetahui telah terjadinya bencana longsor langsung terjun meninjau lokasi material lumpur yang turun dari bukit hulu sungai menyebabkan jembatan tertimbun lumpur dan tidak dapat dilalui,namun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolres Simalungun AKBP M. LIBERTY PANJAITAN, S.I.K., M.H., yang ikut turun kelokasi longsor didampingi Kabag Ops Kompol Hendrik Situmorang, M.M., Kasat Lantas AKP Hendri ND. Barus S.H. S.I.K., M.M. bersama Personil Sat Lantas dan Personil Polsek Parapat langsung melakukan langkah-langkah pengtuaran kendaraan ke lokasi terjadinya Longsor.

Upaya koordinasi kepada pihak terkait juga dilakukan Polres Simalungun untuk mengatasi longsor hingga pada pukul 00.15 Wib, alat berat dari Dinas PU telah berada dilokasi jembatan Sidua dua Parapat untuk melakukan pembersihan material longsor berupa tumpukan lumpur yang bercampur dengan batang kayu yang berasal dari arah perbukitan.

Untuk menjaga adanya tindak pidana lainnya dan hal-hal yang tidak diinginkan petugas dari Polsek Parapat dan dari Sat Lantas Polres Simalungun melakukan pengamanan dan pengaturan baik dilokasi maupun di Simpang Palang sebelum memasuki lokasi dari arah Pematang Siantar,

Saat ini pengguna jalan menuju dan melintas kota Parapat dari arah Siantar maupun dari arah Tobasa di alihkan menggunakan jalur alternatif Simpang Palang – Simpang Sitahoan agar tidak terjadi kenderaan terjebak antrian kemudian diarahkan agar menggunakan jalur alternatif Simpang Palang – Simpang Sitahoan.

Sekitar pukul 02.00 wib jalur telah berhasil dibuka, arus kendaraan sementra mengunakan satu lajur dengan sistem buka tutup di lokasi longsor, alat berat dari PT Bumi Karsa juga turut membantu ke lokasi yang tiba pukul 02.15 wib di lokasi untuk kembali membuka lajur agar cepat dapat dilalui kendaraan

Sebelum jalur longsor dapat dilalui kendaraan, Kapolres Simalungun AKBP M. liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., melalui media sosial maupun secara langsung sudah memberikan himbauan untuk pengguna Jalan dari dan menuju Kota Parapat diberlakukan One Way.

Pengguna Jalan Dari Pematang Siantar Menuju Parapat – Tobasa menggunakan Jalur Alternatif Simpang Palang – Simpang Sitahoan.

Pengguna Jalan Dari Tobasa Menuju Parapat – Pematang Siantar Menggunakan Lintas Umum Parapat.

Ini Berlaku Mulai Tanggal 31 Desember 2018 Sampai Dengan Tanggal 03 Januari 2018

***humas/bagops/simal***

admin