polressimalungun. Polsek Parapat usai menerima pengaduan dari masyarakat dengan Laporan Polisi Nomor : LP/51/XII/2018/Simal-Sek Parapat, tentang pencurian dengan Pemberatan di Gereja Katholik Santo Petrus...

polressimalungun. Polsek Parapat usai menerima pengaduan dari masyarakat dengan Laporan Polisi Nomor : LP/51/XII/2018/Simal-Sek Parapat, tentang pencurian dengan Pemberatan di Gereja Katholik Santo Petrus Girsang I Kel. Girsang Kec. Girsang Sipangan Bolon Kab. Simalungun, yang terjadi hari Sabtu 08/12/2018 sekira pukul 18.00
Wib dengan pelapor Darma Doni Fernando Silalahi, Lk, 43 tahun, (sekaligus pengurus Gereja).

 

Korban dalam percurian itu yakni pihak Gereja Katolik Santo Petrus Girsang I Parapat Kab. Simalungun.

Selama tiga hari usaha kerja keras petugas Polsek Parapat berhasil meringkus pelaku inisial (SH) Alias KUENG, laki-laki, 36 tahun, dan mengamankan barang bukti 2 (dua) unit loudspeaker ukuran besar merk CRAFT dan 2 (dua) unit loudspeaker ukuran sedang merk BMB.

Pengungkapan pelaku tersebut bermula dari hasil pemeriksaan terhadap saksi – saksi dan penyelidikan petugas dilapangan hingga petugas dapat mengetahui tentang keberadaan (SH) alias KUENG yanh sedang berada disebuah warung tuak milik warga yang terletak di Pasar Japang Kel. Tiga Raja Kec. Girsang Sipangan Bolon.

Kapolsek Parapat AKP BAMBANG PRIYATNO, S.Sos memerintahkan anggotanya yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Bobby Wijayanto setelah 2 jam mengintai pelaku dan sekitar pukul 19.00 wib berhasil melakukan penangkapan terhadap yang di duga sebagai pelaku pencurian dan setelah diinterogasi dilapangan tersangka menunjukkan keberadaan barang bukti yang disimpan dirumah temannya inisial EG di Kec. Ajibata Kab. Tobasa.

Dimana ada 4 unit loudspeaker dengan ukuran sedang dan besar sementara teman pelaku tidak ada dirumahnya. Kemudian tersangka dan Barang bukti diboyong ke Polsek Parapat guna penyidikan lebih lanjut.

Akibat kejadian itu pihak Gereja Katholik Girsang Parapat Kab. Simalungun mengalami kerugian materi sebesar Rp.5.000.000.-

Saat ini tersangka (SH) sudah dilakukan penahanan dan diancam dengan Pasal 363 dari KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara.

***humas/bagops/simal***

admin