POLRES SIMALUNGUN UNGKAP PELAKU PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DAN PENCURIAN PEMBERATAN POLRES SIMALUNGUN UNGKAP PELAKU PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DAN PENCURIAN PEMBERATAN
polressimalungun. Satuan Reskrim Polres Simalungun menggelar Press Release tentang pengungkapan tiga kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pencurian berat. Senin (7/10/2019) sekira pukul... POLRES SIMALUNGUN UNGKAP PELAKU PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DAN PENCURIAN PEMBERATAN

polressimalungun. Satuan Reskrim Polres Simalungun menggelar Press Release tentang pengungkapan tiga kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pencurian berat. Senin (7/10/2019) sekira pukul 13.30 Wib di Ruang Satuan Reskrim Polres Simalungun Pematang Raya Kabupaten Simalungun.

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, S.I.K., M.Si., didampingi Kabag Ops Polres Simalungun Kompol SL. Widodo, SE., Kasat Reskrim AKP M. Agustiawan, ST.,S.I.K., Kasubbag Humas Iptu Lukman Hakim Sembiring, dihadapan puluhan insan pers langsung memimpin kegiatan press release tersebut.

Kapolres Simalungun menerangkan kronologis kejadian 3 kasus Tindak Pidana tersebut masing-masing sesuai Laporan Polisi Nomor : LP /94/ IX / 2019/ SU/SlMAL/SEK-Dagang tanggal 28 September 2019. Yang kejadiannya diketahui oleh korban Heru Susanto, 26 tahun pada hari Sabtu (28/9/2019) sekira pukul 03.00 Wib di dalam dapur rumah milik korban yang terletak di Huta V Afdeling ll Bandar Betsy I Nagori Bandar Betsy I Kecamatan Bandar Huluan Simalungun dengan kerugian materi sekitar Rp. 17.000.000,-.

Kemudian Tindak Pidana Pencurian Kotak Suara Berbahan Alumunium milik KPU Simalungun sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / 220 / IX / 2019 /, tanggal 12 September 2019. Pelapor atas nama Adearman Purba. Yang terjadi pada hari Selasa 10/9/2019 sekira pukul 15.00 wib di Jalan Lintas Asahan Komplek Griya Siantar Estate Kecamatan Siantar Simalungun.

Dan yang ketiga Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/11/X/2019/Su/Simal/Sek-Balata tanggal 01 Oktober 2019 yang terjadi pada hari Selasa (01/10/2019) sekira pukul 06.00 Wib di Jalan Lintas Siantar-Parapat KM 13 tepatnya di Dusun Pariasan Nagori Pariasan Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun. Akibat kejadian tersebut korban Rindu Hutagalung, 39 tahun, warga Lingkungan VI Pandurungan Julu Natio Kelurahan Pinang Baru Kecamatan Pinang Sori Kabupaten Tapanuli Tengah Propinsi Sumatera Utara mengalami Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp.204.000.000,-.

Dalam kasus tersebut, Satreskrim Polres Simalungun meringkus tujuh tersangka dan 6 orang masih DPO (Daftar Pencarian Orang), masing-masing inisial (G) laki-laki 28 tahun, (JS) alias Bagiyo, (JAT), (HS), kemudian inisial (JDS), (JFS), (BL/penadah), dengan 6 (enam) tersangka lainnya yang saat ini telah DPO (Daftar Pencarian Orang) belum tertangkap yaitu inisial (I), (F) dan (G), (AS), (R) alias KENTUNG dan (JS).


Untuk ketiga kasus tersebut juga petugas Satreskrim Polres Simalungun telah mengamankan dan menyita batang bukti berupa 1 (satu) Unit Sepeda Motor Merek Yamaha Vixion Berwarna Merah Putih Tanpa Plat dengan Nomor Rangka NH33C1004AK469022, Nomor Mesin 301469880 atas nama pemilik RENDI PERDANA beserta kunci kontaknya, 1 (satu) Unit Mobil Truck Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV (4X2) M/T Berwarna Kuning dengan Nomor Plat BB 8691 NC, dengan nomor rangka MHMFE74P50K074680, nomor rangka 4D34TH63352 lengkap dengan kunci kontaknya.

Juga 1 (satu) unit mobil merk Toyota New Avanza 1.3 M/T Nomor Polisi BK 1774 IT, Nomor Rangka MHKM1BA3JDJ035467 Nomor mesin MC35330, 1 (satu) Iembar STNK mobil merk Toyota New Avanza 1.3 M/T Nomor Polisi BK 1774 IT , Nomor Rangka MHKM1BA3JDJ035467 Nomor mesin MC35330, 1 (satu) buah kunci kontak mobil merk Toyota New Avanza 1.3 MIT Nomor Polisi BK 1774 IT, Nomor Rangka MHKM1BA3JDJ035467 Nomor mesin MC35330.

Kemudian 1 (satu) Unit Handphone Android Bermerek Vivo Berwarna Biru dan Hitam, 1 (satu) Unit Handphone Bermerek NOKIA dengan warna biru muda dan hitam, 1 (satu) buah Kalung Rantai Rel Emas dengan berat 10.1 Gram ( 3 mayam), 1 (satu) buah Mainan Kalung Emas Berbentuk Salib Putar dengan berat 165 Gram ( 1/2 mayam), 1 (satu) buah cincin emas 1/2 Rante dengan berat 6.75 Gram (2 mayam), 1 (satu) Iembar Surat Pembelian Emas dari TK Emas Horas L. Siregar / R.Br. Malau, Uang tunai sebesar Rp. 250.000,( Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan 1 (satu) Potong Jaket Berwarna Biru Dongker Yang bertuliskan IVY-BROTHERS. Sedangkan barang bukti kotak suara yang terbuat dari aluminium sebanyak 488 (empat ratus delapan puluh delapan kotak suara) masih diselidiki keberadaannya dan masih diperiksa saksi-saksi oleh juru periksa Satreskrim Polres Simalungun.

Akibat perbuatan para tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Polisi Polres Simalungun dan dikenakan pasal 363 ayat 1, ayat (2) ke 3e , 4e, 59 Subs Pasal 480 Jo. Pasal 55,56 KUHPidana ayat (2) KUHPidana tentang pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman yaitu selama-lamanya 9 (sembilan) tahun penjara, dan Pasal 365 ayat (1), (2) ka 1e,Ze KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman yaitu selama-lamanya 9 (sembilan) tahun penjara dan Pasal 480 ayat (1), (2) KUHPidana tentang Penadahan dengan ancaman hukuman yakni selama-lamanya 4 (empat) tahun penjara.


Dua dari ketujuh tersangka dua diantaranya dihadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha melawan dan berusaha melarikan diri dari petugas.

Pada kesempatan Press Release tersebut Kapolres Simalungun menekankan bahwa Polres Simalungun tidak akan mentolelir para pelaku Tidak Pidana Curas, Curat dan Curanmor. Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya serta senantiasa dapat bekerja sama dengan pihak keamanan khususnya Polri untuk menciptakan keamanan yang maksimal. Press Release berakhir sekira pukul 13.45 Wib dalam keadaan aman dan Kondusif.

***hms/bagops/sml***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *