polressimalungun-Dikarenakan adanya permasalahan setoran lahan parkir, Tumpak Samosir (65), Petani Warga Jalan Kuala Tanjung Kel. Perdagangan III Kec. Bandar Kab. Simalungun tega menganiaya seorang...

polressimalungun-Dikarenakan adanya permasalahan setoran lahan parkir, Tumpak Samosir (65), Petani Warga Jalan Kuala Tanjung Kel. Perdagangan III Kec. Bandar Kab. Simalungun tega menganiaya seorang Wanita yang berprofesi sebagai juru parkir yakni Nuriani Sijabat (45), Penduduk Lorong Suka Damai Kel. Perdagangan I Kec. Bandar Kab. Simalungun dengan menyiramkan cairan kimia ke tubuh korban mengakibatkan korban harus mendapatkan perawatan medis.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis (15/2-2018) sekira pukul 22.45 wib, saat itu korban pulang ke rumahnya di Lorong Suka Damai Kel. Perdagangan I menumpang becak motor yang dikemudikan Miswanto (43), Wiraswasta, Penduduk Jalan Makmur Nagori Perdangan II Kec. Bandar Kab. Simalungun.

 

Saat berada di Gang Lorong Suka Damai, korban melihat pelaku berada di atas sepeda motor mengenakan jaket hitam dan wajah pelaku tidak terlihat jelas karena tertutup kaca helm dan minimnya pencahayaan.

 

Saat becak yang ditumpanginya berdekatan dengan pelaku, tiba-tiba pelaku menyiramkan cairan kimia ke arah wajah dan tubuh korban mengakibatkan korban seketika itu juga merasakan panas yang teramat sangat menjalar di wajah dan tubuhnya akibat cairan tersebut. Setelah menyiram cairan itu, pelaku langsung melarikan diri menuju ke arah Jalan Sisimangaraja Kec. Bandar Kab. Simalungun.

 

Korban yang saat itu mengalami kesakitan, berteriak meminta pertolongan. Melihat kondisi korban, Miswanto langsung membawa korban ke RSUD Perdagangan untuk mendapat pertolongan medis.

 

Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A. Tambunan, SH, S.IK yang saat itu sedang melakukan patroli di wilkum Polsek Perdagangan mendapatkan informasi tersebut dan segera menuju RSUD Perdagangan. Saat di RSUD, korban menerangkan bahwa pelaku memiliki ciri-ciri perawakan agak tegap, mengenakan pepeda motor jenis Supra X (ciri-ciri khususnya memiliki striping list warna merah) dan mengenakan jaket hitam dan helm hitam.

 

Tidak hanya di situ, Kapolsek bersama anggota Unit Reskrim melakukan cek TKP. Dari salah satu warga diperoleh informasi bahwa pada jam tersebut ada seorang pria dengan mengenakan helm dan jaket hitam sedang menunggu di atas sepeda motor. Berdasarkan penyelidikan lanjut bahwa ada seorang pria yang diduga Tumpak Samosir terlihat melintas tidak jauh dari daerah tersebut pada jam kejadian.

 

Saat ditanyakan kepada korban apakah pernah memiliki perselisihan dengan Tumpak Samosir, ternyata korban menyatakan benar dimana beberapa minggu sebelumnya korban pernah berselisih paham dengan Tumpak Samosir.

 

Setelah memperoleh keterangan tersebut, Kapolsek memerintahkan Unit Reskrim untuk mendatangi rumah Tumpak Samosir di Jalan Kuala Tanjung Kel. Perdagangan III Kec. Bandar Kab. Simalungun. Ketika diinterogasi awal, Tumpak Samosir mengatakan bahwa saat jam kejadian dia berada di rumah dalam keadaan kurang sehat. Namun petugas membawa Tumpak Samosir ke RSUD untuk diperlihatkan kepada korban. Di RSUD Tumpak Samosir bahkan masih terlibat adu argumen dengan korban dan menyatakan tidak tahu menahu tentang kejadian yang menimpa korban.

 

Akhirnya, pada pukul 02.00 Wib, Jumat (16/2-2018) Tumpak Samosir mengakui bahwa dialah pelaku penganiayaan tersebut yang menyiramkan cairan kimia kepada korban Nuriani Sijabat. Menurutnya, ia ada dendam kepada korban akibat permasalahan setoran lahan parkir.

 

Sementara cairan mikia tersebut, pelaku mengakui nya pada hari Rabu (14/2-2018) yang dipakai berupa campuran senyawa kapur barus dengan air batery dan tawas yang dimasukkan dalam wadah gelas plastik. Pelaku juga mengakui bahwa ia melakukan penganiayaan dengan cara menyiramkan cairan kimia dengan mengendarai sepeda motor jenis Supra X 125 No. Pol.: BK2353 TBC dengan mengenakan jaket hitam dan helm hitam yang masih berada di kediamannya.

 

Keterangan pelaku tersebut ditindaklanjuti petugas dengan mencari barang buktinya dan dari hasil penggeledahan rumah pelaku yang didampingi putri pelaku Martha Samosir, ditemukan barang bukti berupa Sepeda motor jenis Supra X 125 No. Pol.: BK2353 TBC dengan jaket hitam merk Honda dan helm hitam dengan tulisan Honda

 

***humas/bagops/simal***

admin