UNIT JATANRAS POLRES SIMALUNGUN BERHASIL UNGKAP 2 PERAMPOK SETELAH 9 BULAN MENJADI BURON UNIT JATANRAS POLRES SIMALUNGUN BERHASIL UNGKAP 2 PERAMPOK SETELAH 9 BULAN MENJADI BURON
Polressimalungun. Sembunyi 9 bulan, akhirnya 2 dari 4 orang diduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Jum’at (1/12/2017), sekira pukul 03.00 WIB dini... UNIT JATANRAS POLRES SIMALUNGUN BERHASIL UNGKAP 2 PERAMPOK SETELAH 9 BULAN MENJADI BURON

Polressimalungun. Sembunyi 9 bulan, akhirnya 2 dari 4 orang diduga pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Jum’at (1/12/2017), sekira pukul 03.00 WIB dini hari pagi lalu, berhasil dibekuk personel Unit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun, Selasa (18/9) sekira pukul 01.30 WIB, dari Jalan Lokomotif, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan atas adanya Laporan Polisi Nomor : LP / 49 / XII / 2017 / SU / Simal / Sek-Balata, tanggal 01 Desember 2017, dengan pelapor sebagai korban Jenro Taripar Silaban (31) warga Desa Naga Saribu III, Kecamatan Lontong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Hasil konfirmasi Subbag Humas dengan Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Poltak YP. Simbolon S.I.K, melalui Kanit Jatanras Iptu Hengky Siahaan, SH, Kamis (20/9) sekira pukul 15.00 WIB menjelaskan, ” Pelakunya ada 4, dengan 2 diantaranya, MIJ (20), warga Jalan Bali, Kecamatan Siantar, dan MS, yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Lapas Klas II-A Pematang Siantar karena kasus narkoba, sedang 2 orang lagi M dan A, masih DPO”.

Kanit Jatanras menuturkan kronologis kejadiannya ” Kejadian yang langsung dialami korban, yang saat itu sedang sedang tidur didalam mobil miliknya yang diparkir dipinggir Jalan Lintas Pematang Siantar-Parapat, Nagori Dolok Pariasan, Kecamatan Jorlang Hataran. Saat sedang tidur itu, korban mendengar ada suara ribut diluar mobil, hingga membuatnya terbangun dan melihat sumber suara itu.”

“ Setelah korban keluar dari mobil melihat ada 3 orang yang tidak dikenalnya, dan langsung ditanyainya, “Woooii, ngapain kalian disitu?,” tanyanya kepada orang-orang yang tidak dikenalnya itu, walaupun saat itu para pelaku itu sedang mengambil batere mobilnya. Bukannya dijawab para pelaku, korban justru langsung dipukul oleh salah seorang pelaku, sembari mengancam, “Mau kutikam kau disini, ” ancam salah seorang pelaku kepada korban.

Ancaman tersebut membuat korban sempat mengurungkan niat melawan, hingga akhirnya para pelaku berhasil membawa batere mobil korban. Melihat 2 orang pelaku sudah beranjak pergi dengan menggunakan sepedamotor, dan 1 orang lagi sedang mendorong sepeda motor lainnya, korban pun kembali melakukan perlawanan dengan berusaha mengejar, dengan menunjang sepeda motornya hingga terjatuh, sedangkan pelaku berusaha kabur menyusul temannya yang sudah berhasil kabur terlebih dahulu.

Selanjutnya korban pun berusaha mengejar pelaku dengan dibantu oleh warga yang saat itu sedang melintasi TKP, akan tetapi usaha tersebut tidak berhasil, namun korban mendapatkan sepeda motor pelaku yang ditinggalkannya. Tidak terima dengan kejadian yang menimpanya, korban pun melaporkannya ke Mapolsek Tiga Balata, berikut menyerahkan barang bukti sepeda motor pelaku.

Selama 9 bulan unit Jatanras bersama team mencari para pelaku ini. Cukup sulit namun kerja keras anggota di lapangan, akhirnya kasus ini dapat diungkap berikut barang buktinya “.

Selain kedua pelaku yang sudah diamankan, barang bukti berupa 1 buah baterai mobil warna merah biru merk Incoe dengan 120 Volt, 1 buah helm warna hitam biru bertuliskan Maz, 1 unit sepedamotor Yamaha Soul BK 3125 TAD, turut diamankan di Mapolres Simalungun.

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *