polressimalungun-FAS Alias ANCIS (29), BHL PTPN-4 Kebun Sidamanik, Warga Afdeling 4 Nagori Simantin Kecamatan Pamatang Sidamanuk Kabupaten Simalungun dan SRS (18), Pelajar SMA...

 

FRANS ANTONIUS SITOMPUL Als ANCIL-TSK CURAT

polressimalungun-FAS Alias ANCIS (29), BHL PTPN-4 Kebun Sidamanik, Warga Afdeling 4 Nagori Simantin Kecamatan Pamatang Sidamanuk Kabupaten Simalungun dan SRS (18), Pelajar SMA KARYA SIMANTIN, Warga Afdeling IV Kelurahan Simantin Kecamatan Pamatang Sidamanik Kabupaten Simalungun hanya bisa pasrah saat diringkus personil Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun. Selasa (7/3-2017).

 

Kedua laki-laki ini diamankan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun lantaran diduga telah melakukan pencurian di rumah korban HAJORAN HARAHAP (54), Penduduk Afdeling F Sidamanik Nagori Simantin Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada hari Senin (30/1-2017) sekira pukul 22.00 wib.

 

Setelah mendapat laporan peristiwa tersebut, jajaran Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun langsung bergerak melakukan penyelidikan dan membuahkan hasil dimana diperolehnya informasi bahwa pelakunya bekerja di PTPN-4 kebun Sidamanik sebagai BHL. Setelah meringkus FAS Alias ANCIS, ia mengakui bahwa ia melakukan pencurian  bersama temannya SRS lalu unit SRS langsung diamankan dari sekolahnya di SMA KARYA SIMANTIN selanjutnya memboyong para pelaku ke Polres Simalungun untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

 

Keterangan yang diperoleh bahwa para pelaku melakukan pencurian terhadap sebuah tas sandang warna hitam yang berisi sebuah ATM Mandiri & Buku Tabungan Mandiri. Berawal pada pukul 20.00 wib, kedua pelaku bergerak menuju TKP untuk melaksanakan niatnya untuk mencuri di rumah korban. Sesampainya di rumah korban, SRS masuk ke rumah korban melalui plafon rumah tetangga korban  yang tidak berpenghuni (kosong).

 

Sesampainya di dalam rumah korban, pintu kamarnya ditemukan terkunci memakai gembok. SRS pun merusaknya dengan sebuah obeng. Setelah berhasil dan masuk ke dalam kamar korban, lemari korbanpun turut dirusak dan mengacak-acak seluruh isi lemari tersebut, namun tidak mendapatkan apa-apa.

 

Melihat sebuah tas berwarna Hitam yang di dalamnya berisi buku tabungan Mandiri Dan ATM mandiri serta ada kertas bertulisan nomor PIN ATM, pelaku langsung mengambilnya lalu keluar dari rumah dan menemui temannya FAS Alias ANCIS yang menunggu di pertigaan lalu memberikan tas tersebut kepadanya.

 

Tas tersebut langsung dibawa oleh FAS Alias ANCIS berjalan kaki dan disusul oleh SRS yang rencananya bertemu di kebun teh dekat simpang Simantin. Kemudian mereka meminjam sepeda motor Honda Beat milik TUA TURNIP berniat untuk mengambil uang di ATM Simpang Marjandi dan ATM jalan Gereja (SPBU).

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *