SEORANG WARGA KAMPUNG SIMPONI KELURAHAN BANDAR I, DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DALAM SEBUAH WARUNG SEORANG WARGA KAMPUNG SIMPONI KELURAHAN BANDAR I, DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DALAM SEBUAH WARUNG
  polressimalungun-SUPRIADI (48), Karyawan Kebun Bah Lias (Centeng), Warga Kampung Simponi Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk... SEORANG WARGA KAMPUNG SIMPONI KELURAHAN BANDAR I, DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DALAM SEBUAH WARUNG

 

polressimalungun-SUPRIADI (48), Karyawan Kebun Bah Lias (Centeng), Warga Kampung Simponi Kelurahan Perdagangan I Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di dalam warung Milik NURADI YANG TERLETAK Jalan Besar Perdagangan Bandar Masilam Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

 

NURADI (59),penduduk Huta IV Bandar Hataran Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun (selaku pemilik warung) menerangkan bahwa pada hari Kamis (13/7-2017) sekira pukul 06.30 wib, ia datang ke warung miliknya di Jalan besar perdagangan Bandar masilam Nagori Bandar Jawa Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. NURADI menemukan korban meninggal dunia dalam posisi duduk bersandar di atas kursi. Ia langsung memberitahukan kepada JULI yang saat itu sedang melintas di depan warung.

 

Pihak Polsek Perdagangan, setelah menerima informasinya langsung turun ke TKP. Menurut Istri Korban MANIRA (46), Ibu Rumah Tangga), menerangkan bahwa korban telah lama mengalami pengindap penyakit darah tinggi dan kolestrol tinggi serta pernah berobat ke Puskesmas Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Selain itu SERTU UNTUNG (4), Papam Kebun Bah Lias, Penduduk Huta II Nagori Sugarang Bayu Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun menjelaskan bahwa korban berkelakuan baik dan tidak pernah berselisih paham dengan orang lain.

 

Pihak keluarga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan Autopsi dan merasa korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *