SEORANG IBU RUMAH TANGGA DI UJUNG PADANG DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI DALAM RUMAHNYA SEORANG IBU RUMAH TANGGA DI UJUNG PADANG DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI DALAM RUMAHNYA
polressimalungun-Wahdaniyah (25), Ibu Rumah Tangga, penduduk Lingkungan II Kampung Jawa Kelurahan Ujung Padang Kabupaten Simalungun temukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Sabtu (28/10-2017) pukul... SEORANG IBU RUMAH TANGGA DI UJUNG PADANG DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA DI DALAM RUMAHNYA

polressimalungun-Wahdaniyah (25), Ibu Rumah Tangga, penduduk Lingkungan II Kampung Jawa Kelurahan Ujung Padang Kabupaten Simalungun temukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Sabtu (28/10-2017) pukul 17.30 wib.

 

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh ayah korban Muhammad Dahlan (67), Wiraswasta, Penduduk Lingkungan VIII Kampung Melayu Kelurahan Ujung Padang Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun.

 

Menurut Kapolsek Bosar Maligas AKP K. Purba, pada hari sabtu (28/10-2017) pukul 17.30 wib, salah satu saksi yang merupakan tetangga korban “Kartini” datang ke rumah Muhammad Dahlan (ayah korban) menyuruh untuk datang ke rumah korban. “Tolonglah tengok anakmu di rumah, mana tau ada apa-apa”. Kata Kartini kepada Dahlan.

 

Setelah itu Muhammad Dahlan pergi ke rumah korban di II Kampung Jawa Kelurahan Ujung Padang Kabupaten Simalungun. Sesampai di rumah korban, ditemukan pintu rumah dalam keadaan terkunci. Kemudian orang tua korban masuk ke dalam rumah melalui jendela dapur yang tidak terkunci dan setelah masuk dilihat korban sudah tergeletak di lantai ruangan tamu.

 

Bersama kakak korban “Muhammad Yani”, korban diangkat ke atas tempat tidur. Selanjutnya korban dibawa ke rumah ayah korban Lingkungan VIII Kampung Melayu Kelurahan Ujung Padang Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun. namun korban dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi (meninggal dunia).

 

Setelah mendapatkan informasi peristiwa tersebut, petugas Polsek Bosar Maligas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, kemudian melakukan Interogasi kepada para saksi.

 

Informasi yang diperoleh dari keluarga korban, bahwasanya kebiasaan korban jika marah sering membantingkan barang-barang yang ada di dalam rumah dan setelah korban melampiaskan marahnya korban sering mengalami sesak nafas. Selain itu, menurut “Kartini”, sebelum kejadian ia mendengar korban sedang menelpon seseorang dan mendengar korban menjerit-jerit serta mendengar korban membantingkan sesuatu barang/ benda.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan luka pada bagian tubuh korban dan keluarga korban tidak keberatan atas meninggalnya korban, ditandai dengan membuat surat pernyataan.

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *