SELAIN PARAPAT, PERDAGANGAN DAN SARIBU DOLOK, POLRES SIMALUNGUN JUGA AMANKAN AKSI 1.000 LILIN DI RAYA SELAIN PARAPAT, PERDAGANGAN DAN SARIBU DOLOK, POLRES SIMALUNGUN JUGA AMANKAN AKSI 1.000 LILIN DI RAYA
polressimalungun-Selain di Pantai Bebas Kota Parapat Kabupaten Simalungun, Perdagangan dan Saribu Dolok, warga masyarakat Kecamatan Raya yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Raya juga menggelar... SELAIN PARAPAT, PERDAGANGAN DAN SARIBU DOLOK, POLRES SIMALUNGUN JUGA AMANKAN AKSI 1.000 LILIN DI RAYA

polressimalungun-Selain di Pantai Bebas Kota Parapat Kabupaten Simalungun, Perdagangan dan Saribu Dolok, warga masyarakat Kecamatan Raya yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Raya juga menggelar pembakaran seribu lilin di Gedung Serba Guna Jalan Pdt J. Wismar Saragih Kelurahan Raya Kecamatan Pematang Raya Kabupaten Simalungun. Minggu (21/5-2017) pukul 17.00 wib.

 

Aksi pembakaran seribu lilin tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Basuki Tjahja Purnama atau yang dikenal dengan sapaan Ahok atas kasus penistaan agama yang dituduhkan padanya. Aksi seribu lilin buat ahok ini dihadiri oleh 75 orang yang terdiri dari Masyarakat Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun yang dikoordinir oleh TEGUH KURNIA SINAGA.

Aksi ini sendiri merupakan sebuah aksi yang spontanitas, dalam pelaksanaannya para peserta aksi menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, Padamu Negri kemudian diadakan penyalaan Lilin sembari menyanyikan lagu Bangun Pemuda Pemudi.

Agenda lainnya, dilaksanakan juga Orasi yang disampaikan oleh PERLIN SINURAT (Ketua Forum Pemuda Pemudi Raya) yang menyatakan bahwa NKRI adalah harga mati, Pancasila adalah harga mati, Bhineka Tunggal Ika harga mati. Dilanjut dengan Orasi dari Tokoh Masyarakat NEDI IVO SARAGIH yang menyampaikan bahwa keadilan harus ditegakkan khususnya tentang hukuman kepada Basuki Tjahaya Purnama Alias AHOK. Selain itu Lurah Dalig Raya SAHAT SARAGIH juga menyampaikan orasi yang menyatakan keinginan persatuan Indonesia dan NKRI, Pancasila serta Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati dan diakhiri Orasi dari TEGUH KURNIA SINAGA selaku Inisiator kegiatan yang menyampaikan bahwa NKRI harga Mati untuk kita semua, sekaligus meminta Pemuda agar tidak mudah terpengaruh dengan berita Hoax di Media Sosial.

Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar, diakhiri dengan Doa yang dipimpin oleh Pdt. APOH SARGIH (Pendeta GKPS Resort Raya Kota).

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *