Press Release, Kapolres Simalungun AKBP M.Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., Paparkan Penangkapan Pelaku Pembunuhan Novita Dewi Press Release, Kapolres Simalungun AKBP M.Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., Paparkan Penangkapan Pelaku Pembunuhan Novita Dewi
polressimalungun. Berawal dari penemuan mayat pada hari Selasa (21/5/2019) sekira pukul 17.00 Wib, Polres Simalungun menggelar press release terkait kasus tersebut. Jumat (24/5/2019) Pukul... Press Release, Kapolres Simalungun AKBP M.Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., Paparkan Penangkapan Pelaku Pembunuhan Novita Dewi

polressimalungun. Berawal dari penemuan mayat pada hari Selasa (21/5/2019) sekira pukul 17.00 Wib, Polres Simalungun menggelar press release terkait kasus tersebut. Jumat (24/5/2019) Pukul 10.00 Wib di Lapangan Asrama Polisi Polres Simalungun Jalan Sangnawaluh Kota Pematang Siantar.

Mayat yang ditemukan itu berinisial ND, 19 tahun, wanita cantik yang bekerja dirumah makan burung warga Simpang Cebol Lr II Nagori Purba Sari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, ternyata dibunuh oleh seorang pria berinisial AS alias Putra Geleng, 22 Tahun, Islam bekerja Wiraswasta warga Huta I Nagori Silinduk Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun yang merupakan teman korban yang baru dikenal 4 bulan lalu.

Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim dan Kanit Jatanras memaparkan Kronologis Kejadian Tindak Pidana Pembunuhan Berencana tersebut bahwa Pelaku pembunuhan yang berhasil diringkus Satreskrim Polres Simalungun 7 jam sesaat penemuan mayat, mengaku bahwa pembunuhan ND dilakukan tersangka pada Jumat (17/5/2019) sekira pukul 05.30 Wib.

Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/43/V/2019/ Simal – Lawan, tempat kejadian di Huta II Siliduk Nagori Silinduk Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun tepatnya di pinggir ladang ubi milik Karim.

Kapolres dalam paparannya menjelaskan kronologis terjadinya pembunuhan tersebut bahwa pada hari Kamis (16/5/2019) sekira pukul 19.30 Tersangka main ke warnet yang ada dekat rumahnya. Kemudian membuka Facebook dan melihat akun korban sedang online dan langsung di chat oleh pelaku. Kemudian pelaku mengirimkan pesan dengan mengajak Asmara Subuh dan oleh korban menyetujui ajakan pelaku dan berjanji melalui messenger akan bertemu keesokan harinya setelah Sahur di depan Rumah makan burung goreng Beringin.

Keesokan harinya pada Jumat (17/5/2019) sekira pukul 04.00 Wib pelaku berangkat dari rumah ke arah rumah makan burung goreng Beringin yang berjarak sekitar 6 km dengan mengendarai 1 (satu) unit
sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi BK 2904 TBC dan sekitar pukul 04.30 Wib pelaku tiba di depan rumah makan burung goreng dan melihat korban berdiri menunggu.

Korban ND pun langsung naik ke sepeda motor pelaku kemudian membonceng korban dan membawanya ke arah Silinduk sambil bercerita, pada saat membonceng tersebut birahi pelaku sudah terpancing dan ada niat untuk memperkosa korban kemudian membelokkan sepeda motor kearah perladangan ubi dengan alasan akan membuang air besar dan memarkirkan sepeda motor sekitar pukul 05.00 Wib didaerah peradangan ubi yang ada di Silinduk.

Pelaku pun berpura-pura meninggalkan korban dan berjalan sekitar 30 meter, beberapa saat kemudian pelaku kembali dan menemukan korban telah duduk di tembok irigasi disekitar tempat kejadian yang berjarak sekitar 5 meter dari parkiran sepeda motor dan pelaku langsung duduk disampingnya dan langsung memeluknya dan mengajaknya bersetubuh akan tetapi korban langsung marah dan mengatakan jika dianya tidak mau dan langsung menyuruh pelaku untuk mengantarkan korban pulang.

Masih dalam paparannya, Karena nafsu birahi pelaku sudah naik, pelaku langsung berdiri dan memiting leher korban dengan posisi berdiri sampai akhirnya meninggal dunia. Kemudian pelaku mengangkat tubuh korban ke arah semak yang berjarak sekitar 15 meter dari tembok irigasi dan menyetubuhi korban. Setelah selesai menyetubuhi korban, pelaku mengambil 1 (satu) buah Handphone merk Samsung Galaxy warna hitam type J2 Prime milik korban yang terletak di dekat tembok irigasi dan pelaku langsung kembali ke rumah dan bekerja seperti biasa.

Saat Polisi Polres Simalungun meringkus pelaku, Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari pelaku yakni 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih BK 2904 TBC yang dipergunakan
tersangka untuk menjemput korban, 1 (satu) unit HP merk Samsung Galaxy J2 Prime warna hitam milik korban yang diambil tersangka, 1 (satu) helai baju kaos warna merah adalah baju yang dipakai tersangka pakai waktu
kejadian, 1 (satu) helai celana Panjang Jeans warna abu-abu adalah yang dipakai tersangka pakai waktu kejadian, 1 (satu) pasang sandal swallow warna putih hitam yang dipakai tersangka pada waktu kejadian, 1 (satu) unit Handphone merk VIVO warna hitam.

Terhadap tersangka AS alias Putra Geleng diduga telah melakukan tindak pidana pembunuhan secara berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 subs Pasal 338 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama
waktu tertentu paling lama 20 tahun penjara.

Tersangka yang berusaha melarikan diri dari Polisi sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menghadiahi timah panas dikaki tersangka, dan saat ini tersangka sedang dilakukan proses penyidikan, dan telah ditahan di RTP Polres Simalungun mulai tanggal 23 Mei 2019.

***sml/bagops/sml***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *