POLSEK PERDAGANGAN TANGANI KORBAN GANTUNG DIRI, DIDUGA DEPRESI POLSEK PERDAGANGAN TANGANI KORBAN GANTUNG DIRI, DIDUGA DEPRESI
  polressimalungun-Selasa (6/6-2017), Polsek Perdagangan Resor Simalungun menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi gantung diri yang dilakukan oleh SUPRATOMO (36), Wiraswasta, Penduduk Huta... POLSEK PERDAGANGAN TANGANI KORBAN GANTUNG DIRI, DIDUGA DEPRESI

 

polressimalungun-Selasa (6/6-2017), Polsek Perdagangan Resor Simalungun menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi gantung diri yang dilakukan oleh SUPRATOMO (36), Wiraswasta, Penduduk Huta IX Nagori Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun.

 

Para saksi menerangkan bahwa pada saat istri korban RINI NOVITA SARI (30), setibanyak di rumah pulang belanja dari pajak, ia memanggil-manggil suaminya (korban), namun tidak ada jawaban. Saat mencari ke dalam kamar, RINI melihat pintu kamar terkunci lalu memanggil abang iparnya AGUS SANDI bersama istrinya SALAWATI.

 

Karena melihat pintu kamar terkunci dari dalam kamar, AGUS SANDI memanjat dinding kamar. Saat berusaha masuk, ia melihat korban tergantung dengan seutas tali Nilon sepanjang 1 meter di jerjak jendela kamar. Setelah tebuka, mereka masuk dan bergegas hendak menolong korban dengan memotong tali yang terikat di leher korban, namun korban tidak tertolong lagi.

 

Menurut keterangan istri korban, suaminya diduga mengalami depresi berat setelah 1 minggu pulang dari Malasya dan RINI menambahkan bahwa menurutnya dan orang tua kandung bahwa korban pernah berusaha bunuh diri dengan mencekik lehernya sediri.

 

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Perdagangan mendatangi TKP. Dr. PAOLA NETSY PURBA M.ks (Dr. Peskesmas Bandar Tinggi) menjelaskan bahwa hasil pemeriksaaan, korban meninggal dunia diduga akibat gantung diri dilihat tanda tanda Gantung diri itu antara lain lidah menjulur, keluar air mani dan ikatan tali simpul, kemudian di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban membuat pernyataan agar korban tidak dilakukan Autopsi.

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *