Polsek Parapat Ringkus Pelaku Kekerasan Terhadap Isterinya Polsek Parapat Ringkus Pelaku Kekerasan Terhadap Isterinya
polressimalungun. Polsek Parapat berhasil meringkus seorang suami yang yang tega membacok istrinya, di Nagori Sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, yang... Polsek Parapat Ringkus Pelaku Kekerasan Terhadap Isterinya

polressimalungun. Polsek Parapat berhasil meringkus seorang suami yang yang tega membacok istrinya, di Nagori Sipangan Bolon Induk, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, yang terjadi pada Jumat (1/3/2019), sekitar pukul 18.00 wib.

Kapolsek Parapat AKP Bambang Priyatno, S.Sos bersama anggota saat meringkus pelaku.

 

 

 

 

Semula, saat kejadian tersebut, pelaku yang berinisial (BA), laki-laki, 44 tahun, berpapasan dengan korban, Herita Aritonang (53), di depan rumah seorang warga marga Sinaga, di Nagori Sipangan Bolon Induk Parapat.

Ketika pasangan suami istri ini berpapasan atau saling bertatap muka, pelaku menanya korban “masih pulangnya rupanya kau ?  Kemudian dijawab korban “salahlah aku pak”.

Kemudian (BA) marah-marah dan  mencabut parang yang sudah diselipkannya, di pinggangnya.

Korban yang ketakutan melihat senjata tajam tersebut, langsung lari. Namun naas, korban yang mencoba lari dari depan pelaku terjatuh. Bukannya ditolong pelaku malahan kaki korban dibacok sebanyak dua kali, di bagian kiri dan kanan.

Akibat perbuatan pelaku, korban Herita boru Aritonang mengalami luka bacok dan terpaksa mendapatkan puluhan jahitan pada kedua kakinya, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Parapat.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melaporkan penganiayaan berat itu ke Polsek Parapat.

Atas laporan dari warga, dipimpin Kapolsek Parapat AKP Bambang Prayitno, S.Sos bersama personil Polsek Parapat langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya petugas Polsek di lokasi kejadian, pelaku sudah tidak berada di TKP dan saat dicari di sekitar TKP, juga tidak ditemukan. Berdasarkan info dari masyarakat, pelaku pergi menaiki sepeda motor.

Petugas yang mengatahuinya, langsung menuju kediaman pelaku (BA), dan saat itu juga petugas berhasil membuntuti pelaku, saat pelaku turun dari sepeda motornya, hendak masuki rumahnya, petugas langsung meringkusnya.

Saat diinterogasi oleh petugas Polsek, pelaku mengakui perbuatannya dan pelakupun langsung diboyong ke Polsek Parapat, beserta barang bukti sebilah parang, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Menurut salah satu warga sekitar, marga Sinaga, bahwa pelaku (BA), sudah sering membuat onar, di kampung mereka dan sangat meresahkan warga. Pelaku sering mabuk – mabukan.

Kepada petugas pelaku menjelaskan bahwa hubungan antara pelaku dengan korban adalah suami-isteri akan tetapi keduanya mengakui tidak memiliki Surat Nikah dari gereja ataupun Surat Nikah dari Capil dan akibat perbuatannya tersebut, pelaku (BA), dijerat Pasal 351 ayat 2 dari KUHPidana dengan perkara penganiayaan berat dan terancam hukuman diatas lima tahun penjara.

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *