Polsek Bangun Resor Simalungun menangani peristiwa penemuan mayat balita di dalam parit Jalan Asahan km 14,5 siantar perdagangan huta Nag. Senio kec. Gunung malela...

Polsek Bangun Resor Simalungun menangani peristiwa penemuan mayat balita di dalam parit Jalan Asahan km 14,5 siantar perdagangan huta Nag. Senio kec. Gunung malela Kab. Simalungun.

Jasad anak balita itu awalnya ditemukan salah warga bernama Supiati (43) yang diketahui pemilik warung disekitaran lokasi. Peristiwa itu berlangsung pada hari Jumat (20/1) sekira pukul 15.30 wib.

Menurut Supiati, saat itu ia tengah mengambil pepaya yang berada tepat disamping warung miliknya dengan menggunakan bambu. Seketika bambu itu lepas dari pegangannya dan jatuh keparit. Kemudian, saat hendak mengambil bambu, dia melihat kaki bayi yang tertutupi oleh dedaunan.


Setelah diperhatikan, ternyata benar kaki bayi itu masih utuh dengan seluruh tubuhnya. Supiati sontak terkejut dan memberitahukan kepada warga sekitar yang sedang minum di warungnya. Setelah dicek, ternyata bayi tersebut telah meninggal dunia. Jasad anak itu terbalut kain panjang berwarna motif batik warna coklat.

Warga sekitar pun langsung menghubungi Polsek Bangun. Beberapa menit kemudian, sejumlah personel Polsek Bangun tiba dilokasi dan langsung mengevakuasi, selanjutnya dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar.

Kapolsek Bangun AKP. JR. SINAGA melalui Kanit Reskrim IPTU JUNI menerangkan, jenazah anak balita tersebut telah dibawa ke RSUD Djasamen Saragih. Identitas anak itu belum diketahui. Ciri-ciri anak mengenakan baju tidur lengan panjang berwarna putih, bertuliskan Lake Toba. Kemudian mengenakan celana tidur ukuran panjang berwarna putih, motif titik biru. “Jenis kelamin perempuan, umur anak diperkirakan sekitar 2-3 tahun,” jelas Kanit.

Untuk sementara, jenazah korban dititipkan di RSUD Djasamen, sebelum ditemukan identitasnya. Saat ini pihak masih dilakukan penyelidikan terkait identitas dan motif meniggalnya anak balita tersebut.

Fritsel Gerhad

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *