polressimalungun-Kepolisian Sektor Balata Resor Simalungun bantu evakuasi terhadap 6 orang pekerja PT. RING AKSES yang tersengat arus listrik milik PT. Perusahaan Listrik Negara...

 

polressimalungun-Kepolisian Sektor Balata Resor Simalungun bantu evakuasi terhadap 6 orang pekerja PT. RING AKSES yang tersengat arus listrik milik PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat memasang tiang PT. Telkom di seputaran Pekan (Pasar) Tiga Balata Kelurahan Tiga Balata Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun. Kamis (13/4-2017) sekira pukul 16.00 wib.

 

Keenam pekerja itu yakni ARIFIN (18), BHL, Warga Simpang Gadang Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Sumatera Barat (Meninggal Dunia), VETER ANGGARA (21), BHL, Lingkungan l Tualang Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergei (mengalami luka pada bagian tangan kiri akibat terpental ke aspal), SULPAN LUBIS (37), Warga Pasar Bengkel Perbaungan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai (luka bakar pada bagian telapak tangan sebelah kiri), RENO EFFENDY (20), BHL, Warga Citaman Jernih Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergei (luka bakar pada tangan sebelah kiri dan luka pada pergelangan kaki sebelah kanan), TAMRIN (27), BHL, Simpang Gadang Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Sumatera Barat (luka bakar pada telapak tangan sebelah kiri) dan MUHAMMAD AZWAR Alias SELAMAT (24), Warga Simpang Gadang Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Sumatera Barat (luka bakar pada bagian telapak tangan kiri dan kanan).

Kejadian tersebut bermula saat para korban bersama-sama mendirikan tiang milik PT. Telkom untuk ditanam, Namun mereka (pekerja) tidak memperhatikan bagian atas tiang menyentuh kabel listrik tegangan tinggi milik PT. PLN, mengakibatkan para pekerja tersengat arus listrik.

 

Mendapat informasi tersebut, pihak Polsek Balata turun ke TKP untuk bantu mengevakuasi korban dan membawa korban ke Klinik Tiga Balata dan untuk korban yang meninggal dunia dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar lalu dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) untuk dilakukan visum.

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *