Polres Simalungun Tidak Mengijinkan Adanya Praktek Perjudian di Wilayah Hukumnya Polres Simalungun Tidak Mengijinkan Adanya Praktek Perjudian di Wilayah Hukumnya
polressimalungun. Polres Simalungun tidak akan membiarkan praktek perjudian berkembang di wilayah hukumnya dalam rangka meneruskan bijakstra Kapolri tentang pemberantasan dan penertiban TP Perjudian di... Polres Simalungun Tidak Mengijinkan Adanya Praktek Perjudian di Wilayah Hukumnya

polressimalungun. Polres Simalungun tidak akan membiarkan praktek perjudian berkembang di wilayah hukumnya dalam rangka meneruskan bijakstra Kapolri tentang pemberantasan dan penertiban TP Perjudian di wilkum Polres Simalungun.

Kamis, (15/2/2019)

Dengan mempertibangkan berbagai aspek manfaat hukum yang ditimbulkan bahwa tindak pidana perjudian tentunya hal tersebut akan ditindaklanjuti secara terus-menerus. Tercatat dalam sebulan terkahir pada awal tahun 2019 ini Sat Reskrim Polres Simalungun telah berhasil meringkus 17 tersangka perjudian yang terdiri dari pelaku perjudian jenis togel dan kim sebanyak 6 tersangka, perjudian jenis mesin jekpot sebanyak 3 tersangka dan perjudian jenis Judi Mesin Tembak Ikan sebanyak 8 tersangka.

Para tersangka saat di apit petugas Sat Reskrim Polres Simalungun

 

 

Tersangka masing-masing bernama inisial (HLS) 52 tahun, (TS) 55 tahun, (MR) 31 tahun, (FT) 50 tahun, (RPS) 49 tahun, (AJH) 29 tahun, (M) 40 tahun, (BM) 42 tahun, (S) alias Pak Dini 39 tahun, (TP) 33 tahun, (JH) 23 tahun, (EG) 38 tahun, (JS) 34 tahun, (DG) 46 tahun, (JG), (JSN) 29 tahun, dan (SS) 60 tahun, dikenakan perkara Tindak pidana Perjudian sebagaimana dimaksud melanggar Pasal 303 ayat (1) ke 1e, ke 2e KUHPidana Subs Pasal 2 UU 1974 tentang penertiban perjudian.

Satreskrim Polres Simalungun menangkap ke 17 tersangka tersebut masing-masing dari Kecamatan Batunanggar Kab. Simalungun, warga Kec. Dolok Tomuan, Kec. Dolok Panribuan Kab. Simalungun, warga Kec.Raya, Kab.Simalungun, Kel. Parapat, Kec. Sidamanik, Kec. Dolok Batu Nanggar Kab. Simalungun, Kelurahan Pematang Raya Kab. Simalungun dan Kecamatan Silimakuta Kab. Simalungun.

Barang bukti berupa mesin jekpot, mesin tembak ikan, alat tukar uang tunai, Handphone, buku tafsir mimpi, kertas rekapan nomor tebakan, alat tulis dan barang bukti lainnya yang berkaitan dengan perkara perjudian yang dilakukan tersangka juga berhasil diamankan Satreskrim Polres Simalungun yang nantinya akan digunakan dalam membuktikan perbuatan para tersangka didalam persidangan di Pengadilan.

Berkaitan dengan hal adanya berita yang beredar di salah satu media online (LasserNewsToday.com) yakni “Wouww..!! Gebrakan Sistem Satu Atap Oleh Mafia Judi, Judi Tebak Angka di Simalungun Diduga Sudah ‘Dilegalkan” yang diupload pada hari Jumat (18/1-2019) tidak benar.

Berita yang menyebutkan bahwa adanya sistem satu atap oleh mafia judi di Simalungun, judi tebak angka di Simalungun diduga sudah dilegalkan “. Berita tersebut tidaklah benar.

Dari serangkaian penangkapan tersebut jelas bahwa Polres Simalungun tetap melakukan penyidikan secara profesional sesuai tupoksinya.

Seharusnya pihak lassernewstoday.com perlu melakukan klarifikasi terkait maksud dan tujuan pemberitaannya. Pernyataan yang ada di dalam media tersebut sangatlah berlebihan yang memungkinkan dapat menyesatkan publik yang bahkan hanya sebatas opini yang tidak tepat dari penulis semata yang mendapatkan informasi dari sumber yang tidak jelas, bukan lah fakta yang sebenarnya.

Media tersebut juga seharusnya mengindahkan Pasal 5 Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) dalam Pasal 6 butir (c) UU Pers, yang menyatakan “pers nasional mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar”. Hal ini juga sejalan dengan pasal 3 dari Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006 tentang Kode Etik Jurnalistik yang menyatakan bahwa Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampur adukan fakta dan opini yang menghakimi serta menerapkan asas praduga tak bersalah. Sehingga pemberitaan yang diaksesnya melalui Informasi Elektronik sudah sangat jelas memiliki muatan pencemaran nama baik karena dapat menimbulkan rasa kebencian di tengah-tengah masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP. Ruzi Gusman, S.H., S.I.K., M.Si bersama anggotanya akan terus mencari para pelaku perjudian yang meresahkan ditengah masyarakat dalam hal ini mengharapkan keterbukaan warga khususnya warga Kab. Simalungun kiranya berkenan mau melaporkan kepada pihak Kepolisian siapa-siapa saja pelaku perjudian yang ada di daerahnya.

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *