POLRES SIMALUNGUN PRESS RELEASE KASUS PERBUATAN CABUL POLRES SIMALUNGUN PRESS RELEASE KASUS PERBUATAN CABUL
polressimalungun. Kapolres Simalungun yang diwakili oleh Wakapolres Simalungun Komisaris Polisi Zulkarnaen Pane didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP P. Simbolon, S.I.K menggelar press release... POLRES SIMALUNGUN PRESS RELEASE KASUS PERBUATAN CABUL

polressimalungun. Kapolres Simalungun yang diwakili oleh Wakapolres Simalungun Komisaris Polisi Zulkarnaen Pane didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP P. Simbolon, S.I.K menggelar press release pengungkapan kasus perbuatan cabul yang menimpa korban inisial YRG (17) warga Nagori Tiga Raja, Kecamatan P.Silimakuta pada Jumat (29/6) lalu. Di ruangan Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun Pematang Raya, Senin (09/07/2018) pukul 10.00 wib.

Dalam kegiatan ini turut hadir Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP M. siburian, SH, Kaur Bin Ops Reskrim Polres Simalungun IPTU Masrianto dan Kanit PPA IPDA B. Lumban Tobing serta penyidik pembantu Sat Reskrim Polres Simalungun.

Wakapolres Simalungun menyampaikan pengungkapan kasus perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur ini, dengan tersangka 3 orang ternyata diawali dengan penganiayaan oleh salah seorang pelaku. Korban semula menolak permintaan pelaku, sehingga korban sempat mendapat pukulan dan tendangan ditubuhnya.

Dalam paparannya Wakapolres yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Poltak YP Simbolon S.I.K, Kaurbin Ops Reskrim Iptu Masrianto, Kanit PPA Ipda B Lumbantobing, dan Kasubbag Humas AKP M Siburian, SH., mengatakan, sekira pukul 22.00 WIB, ketiga pelaku ditambah satu orang temannya, bermain internet di salah satu warnet Kec. Saribudolok. Pada saat itu, salah seorang tersangka inisial FJS ini yang merupakan mantan korban, meminjam HP milik AK untuk menghubungi korban dengan SMS, yang isinya ancaman, yakni apabila korban tidak datang menemuinya, maka pacarnya korban akan ditusuk, hingga akhirnya membuat korban datang menemui di Pekan Saribudolok, sesuai dengan perjanjian pertemuan yang ditentukan oleh tersangka FJS,” Ungkap Wakapolres mengawali press release.

Ketika korban tiba di tempat tersebut, tersangka FJS menjemput korban menggunakan sepeda motor. Saat dijemput tersebut, para pelaku lainnya datang, dengan alasan untuk bakar-bakar ikan digubuk milik FJS. Pada saat digubuk tersebut terjadi pertengkaran antara korban dengan FJS, karena korban dituduh selingkuh. Pada saat pertengkaran tersebut, korban sempat dipukul dan ditendang oleh PJS. Tak hanya itu, PJS membuka celananya dan berusaha membuka celana korban,”tambah Wakapolres, mengungkapkan kronologis kejadian.

Setelah FJS, posisinya digantikan oleh AK dan dilanjutkan lagi oleh ZP. Dan setelah selesai, Sabtu (30/6) sekira pukul 01.00 WIB, FJS dan AK mengantarkan korban kerumahnya. Sesampainya di rumah, korban pun menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya. Dan keesokkan paginya, korban pun dibawa oleh orangtuanya ke Kantor Polisi untuk melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya tersebut.

Dijelaskan, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 atau 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dan sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016, dengan ancaman 15 tahun penjara.

Diakhir Press Release, Wakapolres Simalungun menunjukkan barang bukti pakaian korban sebagai barang bukti yang telah diamankan. Wakapolres, Kasat Reskrim, Kasubbag Humas, KBO Reskrim dan Kanit PPA juga menunjukkan barang bukti Sepeda Motor yang berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Simalungun.

**humas/bagops/simal**

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *