polressimalungun-Setelah menggelar kegiatan latihan pra Operasi, Polres Simalungun melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi “SIMPATIK TOBA-2017“. Rabu (01/3-2017)....

GEDC0009

 

polressimalungun-Setelah menggelar kegiatan latihan pra Operasi, Polres Simalungun melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi “SIMPATIK TOBA-2017“. Rabu (01/3-2017).

 

Upacara diikuti oleh Para Pejabat Utama Polres Simalungun beserta personil dan para Kapolsek sejajaran, Kodim 0207/ Simalungun, Dishub Pemkab. Simalungun, dan Satpol PP Pemkab Simalungun. Apel Gelar Pasukan dipimpin Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, S.IK, bertindak sebagai Perwira Apel adalah Kasat Lantas Polres Simalungun AKP SONNY HARSONO, S.IK dan Komandan Apel Kaurbin Ops Sat Lantas IPTU AMIR MAHMUD. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kendaraan bermotor dinas baik roda dua maupun roda empat oleh Kapolres Simalungun.

GEDC0019

Dalam amanatnya, Kapolres Simalungun membacakan amanat Kepala Korps Lalu Lintas Polri yakni bahwa Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan Operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

 

Masalah kelalulintasan tidak hanya merupakan tugas Polisi saja, namun dibutuhkan peran serta seluruh stake holder guna meningkatkan pelayanan kepada masayarakat. Demikian pula koordinasi bersama Instansi Pemerintah yang bertanggung jawab terhadap pembinaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang saat ini masih dirasakan kurang optimal. Hal ini disebabkan karena belum maksimalnya sarana dan prasarana jalan, regulasi angkutan umum serta rendahnya tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas serta kurang memahami etika moral dan sopan santun di jalan raya.

 

Lanjut Kapolres, bahwa pelaksanaan Operasi Simpatik Tahun 2017 kali ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi adalah masyarakat yang melanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan terjadinya fatalitas kecelakaan lalu lintas.

 

Ops “SIMPATIK TOBA-2017” ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia selama 21 hari, mulai tanggal 1-21 Maret 2017, guna mewujudkan Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Hukum masyarakat di bidang Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas).

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *