PASCA BENTROKAN WARGA NAGORI CINGKES DAN BAWANG, 10 ORANG DITETAPKAN MENJADI PELAKU PASCA BENTROKAN WARGA NAGORI CINGKES DAN BAWANG, 10 ORANG DITETAPKAN MENJADI PELAKU
  polressimalungun-Pasca aksi bentrokan warga Nagori Cingkes dan Nagori Bawang yang berhasil digagalkan jajaran Polres Simalungun yang diperbantukan personil BKO Kompi II Brimob Pematangsiantar... PASCA BENTROKAN WARGA NAGORI CINGKES DAN BAWANG, 10 ORANG DITETAPKAN MENJADI PELAKU

 

polressimalungun-Pasca aksi bentrokan warga Nagori Cingkes dan Nagori Bawang yang berhasil digagalkan jajaran Polres Simalungun yang diperbantukan personil BKO Kompi II Brimob Pematangsiantar yang dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN,S.IK, MH pada hari Minggu (23/4/2017), sebanyak 64 orang warga dikembalikan kepada keluarganya.

 

Diketahui, akibat dari peristiwa yang dipicu karena permasalahan sepele tersebut menyebabkan rumah milik NEMANI BARUS (42), Penduduk Simpang Perpas Nagori Bawang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun hangus terbakar.

Dalam tempo tiga jam, hari Senin (24/4/2017) pukul 00.15 Wib, 63 orang warga Desa Cingkes yang berada di TKP berhasil diamankan. Turut disita 4 buah parang, 3 buah tombak, Besi sebanyak 15 buah, Kayu Balok 5 buah dan Bambu 10 buah. Kemudian mengamankan ke 63 orang tersebut ke Polres Simalungun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ke 63 orang yang diamankan, maka muncul nama-nama warga lainnya sebanyak 11 orang dan pada hari Selasa (25/4-2017) sekira pukul 05.00 wib, sebanyak 11 orang kembali diamankan untuk diperoleh keterangan terkait peristiwa yang terjadi.

Sebelumnya, Forkopimda Kabupaten Simalungun yakni Bupati Simalungun Dr. JR SARAGIH, SH, MM, Danrem 022/PT KOLONEL INF. GABRIEL LEMA, Dandim 0207 Simalungun LETKOL INF. ONI KRISTIONO GOENDONG dan Kapolres Simalungun AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN, S.IK, MH bersama bersinergi untuk mendamaikan dua desa yang bertikai, yakni Nagori Bawang dan Nagori Cingkes di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun.

Perdamaian dua Nagori atau desa ini dilakukan di Gedung Serba Guna SMA Plus Elfarina Saribu Dolok Kabupaten Simalungun, Senin malam (24/4-2017) yang dihadiri hampir 150 orang dari kedua desa yang bertikai.

Kemudian dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pada hari Selasa (25/4-2017), sebanyak 64 orang warga diantarkan ke Kepala Desa masing-masing (Nagori Cingkes dan Bawang) dan yang ditahan sebanyak 10 orang berinisial SG, RG, NGT, RDS, HS, OT, JAT, SP, RT dan OS yang saat ini diamankan di Polres Simalungun guna dilakukan proses lebih lanjut.

 

Sampai saat ini, masih digelar perkuatan personil di sekitar lokasi untuk mengantisipasi berkembangnya situasi ke arah yang lebih buruk dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun sampai saat ini, situasi masih dalam keadaan aman dan Kondusif.

 

Dari seluruh rangkaian kegiatan tugas yang dilaksanakan, menunjukkan kesiapsiagaan personil Jajaran Polres Simalungun dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, membuahkan hasil positif bagi terciptanya situasi kondusif di tengah kehidupan bermasyarakat

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *