MILIKI SABU, SEORANG SUPIR MOPEN DIAMANKAN DARI SEBUAH RUMAH KOSONG DI KOMPLEK BAS. DARI RUMAH PENGEDARNYA DITEMUKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI LAIN MILIKI SABU, SEORANG SUPIR MOPEN DIAMANKAN DARI SEBUAH RUMAH KOSONG DI KOMPLEK BAS. DARI RUMAH PENGEDARNYA DITEMUKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI LAIN
polressimalungun-Jajaran Sat Resnarkoba Polres Simalungun dengan gencar melakukan perburuan terhadap para pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika. Hal tersebut dibuktikan dengan kembali... MILIKI SABU, SEORANG SUPIR MOPEN DIAMANKAN DARI SEBUAH RUMAH KOSONG DI KOMPLEK BAS. DARI RUMAH PENGEDARNYA DITEMUKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI LAIN

polressimalungun-Jajaran Sat Resnarkoba Polres Simalungun dengan gencar melakukan perburuan terhadap para pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika. Hal tersebut dibuktikan dengan kembali terungkapnya jaringan peredaran Narkotika dari luar wilayah Kab. Simalungun.

 

Kamis (22/2-2018) sekira pukul 15.00 wib, dari Komplek perumahan BAS Jalan Asahan Kec. Siantar Kab. Simalungun tepatnya di sebuah rumah kosong, seorang Supir angkutan Umum David Simangunsong (30), Warga Jalan Dolok Baringin Kec. Siantar Marihat Kota Pematangsiantar diamankan karena diduga telah melakukan Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkotika yang dibuktikan dengan adanya ditemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisi Narkotika jenis Sabu.

 

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Simalungun AKP MS. Ritonga, SH, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa di daerah komplek perumahan BAS Jalan Asahan Kec. Siantar Kab. Simalungun sering terjadi penyalahgunaan Narkotika yang sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya yang tinggal di komplek perumahan BAS.

 

Informasi itu ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan. Sekira pukul 15.00 wib, terlihat 2 orang laki-laki berboncengan mengendarai sepeda dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan. Saat diintai, keduanya memasuki komplek perumahan BAS dan berhenti di depan pintu gerbang rumah kosong (tidak berpenghuni) dan tidak diketahui tujuan keduanya masuk ke dalam rumah kosong tersebut.

 

Petugaspun mengikuti keduanya masuk ke dalam rumah kosong itu bermaksud melakukan penggerebekan, namun salah seorang tiba-tiba keluar kembali ke sepeda motornya dan saat itu juga melihat kedatangan petugas lalu melarikan diri. Petugas yang melihat langsung mengejar, namun laki tersebut berhasil lolos namun seorang lagi yang berada di rumah kosong berhasil diamankan.

 

Dari penggeledahan badan, tidak ada ditemukan barang bukti Narkotika dan barang bukti lainnya yang berhubungan dengan Narkotika. Namun dari penggeledahan di sekitar rumah kosong, ditemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga Narkotika jenis Sabu, tepatnya di depan teras rumah kosong. Barang bukti tersebut diyakini merupakan miliknya, karena saat akan diamankan, petugas melihat pelaku ada membuang sesuatu ke tanah menggunakan tangan kanannya.

 

Ia mengaku bernama David Simangunsong alias David, menurutnya Sabu yang didapat dari tanah/ teras rumah kosong tersebut adalah miliknya yang dikonsumsi bersama temannya yang melarikan diri. Ia juga mengakui ikut membeli Sabu itu bersama temannya yang melarikan diri serta seorang lagi temannya sesama supir angkot berinisial “T”.

 

Masih pengakuan pelaku, sebelum berangkat ke komplek perumahan BAS mereka bertiga terlebih dahulu membeli Sabu di daerah Jalan Cokro Kota Pematangsiantar dari seorang perempuan berinisial “R” berboncengan menggunakan sepeda motor. Sabu tersebut dibeli seharga Rp. 200.000,- dengan cara patungan, sedangkan David memiliki uang Rp. 30.000.-

 

Sekira pukul 18.30 wib, petugas melanjutkan pengembangan terhadap “R” ke Jalan Lokomotif Kel. Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar dan setibanya di rumah “R”, petugas langsung mengepung, namun pintu rumahnya terkunci. Berbagai upaya dilakukan untuk memanggil pelaku dari dalam rumah, mulai dengan mengetuk pintu hingga memanggil Aparatur Pemerintah daerah setempat yaitu ketua RW (rukun warga) Kel. Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar Irwansyah untuk membujuk agar pelaku mau membuka pintu, namun usaha tersebut tidak diindahlan.

 

Akhirnya petugas mendobrak pintu rumah pelaku disaksikan Lurah setempat Makdin Sagala, RW Kel. Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar dan warga setempat. Tepat pukul 20.00 wib, pintu rumahnya berhasil didobrak. Dari dalam rumah ditemukan 2 orang anak di bawah umur yaitu seorang laki-laki berumur 7 tahun dan seorang anak perempuan berumur 5. Ketua RW Irwansyah menerangkan bahwa kedua anak tersebut merupakan anak kandung “R”.

 

Kedua anaknya menerangkan bahwa Ibu kandungnya “R” sudah terlebih dahulu melarikan diri karena mengetahui ada Polisi. Kedua akanya juga mengatakan, selain ibu kandungnya “R”, adik kandung “R” juga ikut beinisial H (30) yang tinggal di rumah tersebut, melarikan diri lewat jendela kamar rumah mereka yang langsung tembus ke pinggir sungai.

 

Dengan disaksikan langsung oleh Lurah dan ketua RT, petugas menggeledah rumah “R”, Kembali itemukan 1 bungkus plastik klip sedang didalamnya berisi 8 bungkus plastik klip sedang diduga berisi Narkotika jenis Sabu. Selain itu turut juga disita sebagian barang-barang yang berhubungan dengan Narkotika jenis Sabu yang diduga kuat milik “R”, Karena ditemukan dari dalam kamarnya.

 

Selain itu, ditemukan juga 2 unit mobil dan 1 unit sepeda motor. Warga setempat mengatakan bahwa kendaraan tersebut adalah milik “R” dan adiknya “H”. Karena tidak ditemukan kunci kendaraan tersebut, petugas memanggil tukang kunci untuk membuka dan menggeledah kedua mobil yang disaksikan warga setempat dan Perangkat Kelurahan yaitu Lurah Kampung Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar Makdin Sagala, Kepala Lingkungan Kampung Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar R. Huki, RT Kampung Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar Ummi Sari Dalimunte dan RW Kampung Melayu Kec. Siantar Utara Kota Pematangsiantar beserta 3 orang perwakilan warga setempat.

Alhasil, dari dalam mobil Toyota Avanza Warna Silver No. Pol.: BK 1473 QV ditemukan 1 bungkus plastik klip besar didalamnya berisikan 4 bungkus plastik klip kecil berisikan Narkotika jenis Sabu, 1 bungkus plastik klip besar berisikan 6 bungkus plastik kosong. Sedangka dari dalam mobil KIA No. Pol.: BK 1811 GA ditemukan 1 bungkus plastik klip besar didalamnya berisikan 5 bungkus plastik klip sedang berisikan Narkotika jenis Sabu dan 11 bungkus plastik klip kosong. Dilanjut dengan pemasangan Police Line di rumah milik “R”.

 

Untuk proses penyidikan selanjutnya, pelaku yang berhasil diamankan bersama berbagai barang bukti yang ditemukan diboyong ke Kantor Sat Resnarkoba Polres Simalungun.

 

***humas/bagops/simal***

admin