LAGI..!! 6 ORANG KOMPLOTAN JARINGAN NARKOBA SIMALUNGUN-BATU BARA, DIRINGKUS SAT RESNARKOBA POLRES SIMALUNGUN.  2 DIANTARANYA MERUPAKAN BURUAN POLISI (DPO) LAGI..!! 6 ORANG KOMPLOTAN JARINGAN NARKOBA SIMALUNGUN-BATU BARA, DIRINGKUS SAT RESNARKOBA POLRES SIMALUNGUN.  2 DIANTARANYA MERUPAKAN BURUAN POLISI (DPO)
  polressimalungun-Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun kembali berhasil meringkus 6 orang komplotan jaringan Narkoba Simalungun-Batu Bara, dimana 2 orang pelaku sudah tercantum dalam Daftar... LAGI..!! 6 ORANG KOMPLOTAN JARINGAN NARKOBA SIMALUNGUN-BATU BARA, DIRINGKUS SAT RESNARKOBA POLRES SIMALUNGUN.  2 DIANTARANYA MERUPAKAN BURUAN POLISI (DPO)

 

polressimalungun-Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun kembali berhasil meringkus 6 orang komplotan jaringan Narkoba Simalungun-Batu Bara, dimana 2 orang pelaku sudah tercantum dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Para pelaku diringkus di lokasi yang berbeda. Minggu (4/6-2017).

Kapolres Simalungun AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN, S.IK, MH, saat memimpin Press Release pengungkapannya di Kantor Sat Lantas Polres Simalungun, Selasa (6/6-2017) menjelaskan bahwa jaringan tersebut berhasil diungkap berawal saat SUPRIADI Alias PEANG (salah seorang DPO) berhasil ditangkap di Perdagangan 1 Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Saat itu ditemukan barang bukti darinya 1 bungkus klip kecil berisi diduga Narkotika jenis Sabu, 3 plastik klip kecil kosong, 4 pipet, 1 buah mancis, 1 unit Handphone merk SAMSUNG warna hitam dan 1 unit sepeda motor SMAS warna hitam.

 

Tidak berapa lama setelah pelaku diamankan, pelaku ditelephone oleh seorang menurut pelaku bernama IJUN. IJUN ini merupakan salah seorang Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Labuhan Ruku yang terletak di Kabupaten Batu Bara.

Dalam pembicaraan mereka, IJUN menawarkan Pil Ekstasi kepada SUPRIADI Alias PEANG. Saat itu SUPRIADI Alias PEANG mengatakan hanya mempunyai uang Rp. 2.300.000.- sambil menyuruh IJUN untuk mengantarkan ke rumahnya. IJUN pun menyanggupinya dengan mengatakan “nanti ada yang mengantar dan apabila barangnya sudah laku, uangnya diantar ke rumah ETEN di Dusun 1 Mangkai Baru Kabupaten Batubara”. Kata IJUN.

 

Tidak berapa lama, 2 orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor datang. Petugas yang saat itu masih melakukan pengintaian, langsung mengamankan kedua orang tersebut. Setelah diamankan, diketahui kedua orang itu bernama BAHARUDDIN DAMANIK dan RUDI SYAHPUTRA. Dari keduanya ditemukan 148 butir pil ekstasi yang disimpan dalam kantong jeketnya.

Penyelidikanpun dilanjutkan ke rumah ETEN di Dusun 1 Mangkai Baru Kabupaten Batubara, di sana petugas melakukan penggerebekan dan ditemukan pelaku ETEN dan IRWANSYAH Alias IRWAN KELING. Selain ke dua pelaku, ditemukan juga dari dalam dapur rumahnya 20 butir pil ekstasi. Kemudian dari dalam sepeda motor milik IRWANSYAH Alias IRWAN KELING, ditemukan kaca pireks, 1 buah pipa air didalamnya, 1 buah kaca pireks dibalut tissue dan 1 buah bong. Diketahui bahwa IRWANSYAH Alias IRWAN KELING ini juga pelaku yang merupakan DPO dan pelaku SUPRIADI Alias PEANG selama ini berperan sebagai bendahara di jaringan mereka.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Simalungun untuk dilakukan proses penyidikan sesuai dengan Hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

INI SIKLUS PEREDARAAN NARKOBANYA

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *