KAPOLRES SIMALUNGUN TINJAU LANGSUNG KEBAKARAN HUTAN DI GUNUNG SIPISOPISO KEC. PEMATANG SILIMAKUTA KAB. SIMALUNGUN KAPOLRES SIMALUNGUN TINJAU LANGSUNG KEBAKARAN HUTAN DI GUNUNG SIPISOPISO KEC. PEMATANG SILIMAKUTA KAB. SIMALUNGUN
Polressimalungun. Kebakaran hutan terjadi dihutan Sipiso-Piso Nagori Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (26/8/18) pada pukul 19.30 WIB. Hingga... KAPOLRES SIMALUNGUN TINJAU LANGSUNG KEBAKARAN HUTAN DI GUNUNG SIPISOPISO KEC. PEMATANG SILIMAKUTA KAB. SIMALUNGUN

Polressimalungun. Kebakaran hutan terjadi dihutan Sipiso-Piso Nagori Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pematang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (26/8/18) pada pukul 19.30 WIB. Hingga berita ini dinaikkan, kebakaran belum bisa dipadamkan. Api diperkirakan jauh dari lokosi hunian masyarakat.

Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K., M.H. saat menerima informasi tersebut langsung terjun ke lokasi kebakaran dan mendapati kondisi lahan kebakaran merupakan hutan pinus dan kayu alam serta padang rumput (sabana) dimana pada saat musim kemarau mengering dan mudah terbakar.

Menurut keterangan masyarakat, saat ditanyai dilokasi, api pertama kali terlihat di perbukitan Gunung Sipisopiso perbatasan wilayah Kab. Karo Desa Sibolangit Kec. Merek dan wilayah Kab. Simalungun Desa Sinar Nagameriah Kec. Silimahuta. Kobaran api sulit dipadamkan dan semakin membesar disebabkan tiupan angin yang cukup kencang sehingga api membakar kawasan hutan seluas lebih kurang 40 Hektar.

Kapolres Simalungun, didampingi Wakapolres Kompol Zulkarnaen, Kabag Ops Kompol H. Situmorang, MM, Kapolsek Seribudolok AKP. B. Pakpahan, Kaposko Karhutla Iptu Masrianto, KBO Intelkam Iptu Yusri Siregar dan Personel Siaga Mako beserta anggota Manggala Agni Daops Aek Nauli, BPBD Kab. Simalungun, Koramil Seribudolok, Kapolsek Tiga panah dan anggota terjun langsung kelokasi kebakaran dan berupaya melokalisir untuk menghempang kobaran api agar tidak menjalar luas dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan peralatan yang ada walau sangat sulit mengingat lokasi kebakaran berada di ketinggian Gunung Sipisopiso dengan sudut kemiringan 45° dan sulitnya mendapatkan sumber air serta angin kencang.

Penyebab kebakaran hutan gunung Sipisopiso hingga saat ini masih dalam penyelidikan Polres Simalungun dan rencana tindak lanjut yang dilakukan akan tetap melanjutkan upaya pemadaman titik-titik api dengan mendatangkan alat berat untuk melokalisir dan berkordinasi dengan Pemkab Simalungun, KPH & Daops Manggala Agni Aek Nauli dan hingga saat ini kerugian belum dapat ditaksir.
Diprediksi, karhutla berpotensi membesar seiring puncak musim kemarau pada Agustus ini tentu ancaman karhutla dan kekeringan akan meningkat. Sementra seluruh personil Polres Simalungun dan personil gabungan masih stand by dan saat ini sedang mendirikan tenda / posko dilokasi dekat lahan kebakaran melihat personil kesulitan dengan akses jalan ke lokasi kebakaran dan sumber air terbatas dan penanganannya juga akan dilakukan secara manual, hingga nanti api benar-benar padam.

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *