KAPOLRES SIMALUNGUN TETAP KOMITMEN TIDAK AKAN MUNDUR MEMBERANTAS NARKOBA HINGGA KE AKAR-AKARNYA KAPOLRES SIMALUNGUN TETAP KOMITMEN TIDAK AKAN MUNDUR MEMBERANTAS NARKOBA HINGGA KE AKAR-AKARNYA
  polressimalungun-Kapolres Simalungun AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN, SH, S.IK menyatakan bahwa tudingan terhadap dirinya mencecoki minuman keras (miras) pada warga biasa di salah satu... KAPOLRES SIMALUNGUN TETAP KOMITMEN TIDAK AKAN MUNDUR MEMBERANTAS NARKOBA HINGGA KE AKAR-AKARNYA

 

polressimalungun-Kapolres Simalungun AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN, SH, S.IK menyatakan bahwa tudingan terhadap dirinya mencecoki minuman keras (miras) pada warga biasa di salah satu lokasi hiburan malam di Kota Siantar, merupakan konsekuensi dari sikapnya dalam memberantas peredaran narkoba.

 

“Ini merupakan konsekuensi dari sikap saya yang ingin memberantas narkoba. Saya tidak akan mundur dan memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegasnya, Kamis (13/7-2017).

 

AKBP MARUDUT LIBERTY PANJAITAN, SH, S.IK juga menegaskan, jika pihak Propam Poldasu sudah datang dan memintai keterangan dari orang-orang yang ada pada saat kejadian dirinya dituding mencecoki salah satu pengunjung di lokasi hiburan malam itu.

 

“Mereka yang ada pada malam itu sudah menyatakan tidak ada saya mencekoki miras. Saya siap menghadapinya. Ini resiko bagi saya dalam memberantas Narkoba,” paparnya.

 

Dirinya juga tetap mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat agar tetap kuat dalam memberantas narkoba yang merusak generasi bangsa.

 

Sementara itu sebelumnya mengutip dari detik.com, Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) IRJEN PAULUS WATERPAU berbicara soal video beredar di media sosial (medsos) menuturkan tidak benar AKBP Marudut mencekoki warga dengan miras.

 

“Pertama-tama, itu bukan dicekoki. Dicekoki kan artinya orang dalam keadaan tidak berdaya, dipaksa minum. Jadi saya sudah meminta konfirmasi Kapolres yang bersangkutan. Kapolres mengatakan orang itu teman lama, sipil,” kata Paulus ketika dihubungi, Kamis (13/7-2017).

 

Selain itu, BP yang diberitakan menjadi korban miras tersebut menyebutkan bahwa kabar tersebut tidak benar saat ditemui di salah satu hotel di Kota Pematangsiantar, Rabu (12/7-2017).

 

Menanggapi soal berita yang beredar tersebut, BP membantah hal itu. Dia mengatakan, bahwa berita tersebut tidak benar. “Enggak ada itu, baik-baik lagi kami ngobrol semalam, pas mau pulang juga masih peluk-pelukannya lagi kami ngobrol, makanya aku kaget ada berita itu,” Ungkapnya

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *