KAPAL FERRY PENYEBRANGAN DI DANAU TOBA AKAN BEROPERASI 24 JAM KAPAL FERRY PENYEBRANGAN DI DANAU TOBA AKAN BEROPERASI 24 JAM
Polressimalungun.menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H di wilayah Kabupaten Simalungun, Polres Simalungun melakukan berbagai upaya dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.Mengingat, tradisi... KAPAL FERRY PENYEBRANGAN DI DANAU TOBA AKAN BEROPERASI 24 JAM

Polressimalungun.menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H di wilayah Kabupaten Simalungun, Polres Simalungun melakukan berbagai upaya dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.Mengingat, tradisi perayaan Idul Fitri dirayakan dengan mudik dan saling kunjung ke rumah sanak saudara untuk bersilahturahmi, sehingga terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas.



Salah satu upaya Polres Simalungun dalam menghadapinya adalah dengan melakukan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Toba Tahun 2019 bersama dengan Instansi terkait lainnya yang digelar di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun di Pematang Raya pada hari Selasa, (28/5/2019) siang sekira pukul 11.00 wib.

Menindaklanjuti hal itu, Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, SIK, MH langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen kapal ferry KMP Toba I dan 2 serta Kapal Ihan Batak agar para pihak tersebut mau bekerjasama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat dengan menambah jam penyeberangnya.Hal itu disetujui oleh para pihak manajemen dan bersedia menambah jam operasi penyeberanganya selama “24 jam”, dengan rute :
– Kapal Ihan Batak dari Ajibata ke Ambarita.
– KMP Toba 1 dan 2 dari Ajibata ke Tomok.
– KMP Toba 1 dan 2 dari Tigaras ke Simanindo.Diketahui biasanya, jam operasi penyeberangan masing2 kapal dari jam 7 pagi ke jam 7 malam, namun untuk antisipasi lonjakan masyarakat dan setelah dikoordinasikan menjadi 24 jam.Kapolres Simalungun juga menghimbau kepada para pihak manajemen, dalam setiap penyeberangan harus lebih mengutamakan keselamatan.

Diharapkan agar seluruh masyarakat yang akan melakukan penyeberangan ke Samosir, agar tidak terburu-buru mengingat pihak kapal sudah 24 jam beroperasi.Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati dalam melakukan perjalanan.

Utamakan keselamatan daripada kecepatan, patuhi segala peraturan lalu lintas. Apabila mengalami gangguan atau ada melihat suatu perbuatan tindak pidana, segera hubungi pihak Kepolisian terdekat.Diketahui bahwa Operasi Ketupat Toba 2019 akan dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei hingga 10 Juni 2019 (Selama 13 Hari) secara serentak di seluruh Indonesia

 

*hms/bagops/sml**

 

 

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *