CURAH HUJAN TINGGI, INI HIMBAUAN KAPOLRES SIMALUNGUN CURAH HUJAN TINGGI, INI HIMBAUAN KAPOLRES SIMALUNGUN
Polressimalungun. Tingginya curah hujan dari tiga hari berturut-turut di wilayah Kab. Simalungun tidak menutup kemungkinan terjadinya tanah longsor dan juga banjir. Kab. Simalungun merupakan... CURAH HUJAN TINGGI, INI HIMBAUAN KAPOLRES SIMALUNGUN

Polressimalungun. Tingginya curah hujan dari tiga hari berturut-turut di wilayah Kab. Simalungun tidak menutup kemungkinan terjadinya tanah longsor dan juga banjir. Kab. Simalungun merupakan daerah berbukit-bukit tentu akan berdampak longsor akibat tingginya curah hujan tersebut.

Rabu, 10/10/2018 pukul 08.00 wib, Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., didampingi Kepala BNPB Simalungun Beni Saragih, Kadis PU Simalungun, Binauli Rajagukguk (Anggota DPRD Simalungun), Manajer Kebun PTPN IV Marihat PTPN IV Balimbingan, Camat Tanah Jawa Farolan Sidauruk, SE, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol H. Panggabean SH, Danramil 10 Balimbingan Kapten Leo Sianturi dan Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus, SH.,S.I.K., Pangulu Marubun Jaya ibu Sarinah dan Staf Kecamatan Tanah Jawa serta dari pihak PTPN VI Marihat dan PTPT VI Balimbingan, meninjau langsung lokasi yang mengalami Banjir dan longsor akibat turunnya curah hujan yang tinggi, yang terjadi pada dini hari Rabu 10/10/2018 pukul 01.00 wib, di jalan umum Tanah Jawa menuju Pematang Siantar tepatnya lebuh kurang 100 meter dari Simpang Pondok 8 Nagori Marubun Jaya Kecamatan Tanah Jawa, Huta III / IV Tetap Rejo Nagori Totap Majawa, Nagori Bah Jambi II dan Nagori Bah Jambi III Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

Dilokasi kejadian Kapolres melihat langsung hingga ke pemukiman penduduk dan daerah pertanian untuk memastikan serta mengantisipasi adanya korban jiwa akibat terputusnya sebahagian jalan lintas Tanah Jawa menuju Pematang Siantar tepatnya di Simpang Pondok 8 Nagori Marubun Jaya Kec. Tanah Jawa Kab. Simalungun.

Badan jalan umum yang terkikis air (erosi) dan mengalami longsor hampir 5 meter, dari total lebar jalan 9 meter, hanya dapat dilalui oleh kenderaan kecil dengan sistim / cara buka tutup (bergantian), dan untuk truck yang bermuatan lebih dari 3 ton dialihkan agar badan jalan tidak semakin longsor/rusak karena terlihat diaspal permukaan jalan ada retak.

Disamping kerusakan / longsor jalan tersebut di atas, banjir juga merusak fasilitas jalan umum, lahan pertanian warga dan bahkan menggenangi seluruh rumah warga yang ada di Huta III / IV Tetap Rejo Nagori Totap Majawa, Nagori Nah Jambi II dan Nagori Bah Jambi III Kecamatan Tanah Jawa.

Kapolres AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K.,M.H., memberikan himbauan kepada seluruh warga khususnya pengguna jalan yang akan berpergian untuk sementara waktu agar menghindari titik rawan longsor yaitu Kec. Parapat, Tanah Jawa, Tiga Ras, Serbalawan, Silau Kahean dan Kec. Dolok Silau.

Hingga terbitnya berita ini terdata korban jiwa akibat dari bencana banjir di wilayah Kab. Simalungun yakni pasangan suami isteri bernama DAULAT SIAGIAN, lk, umur 60 thn, Islam, yang beralamat di Huta I Nag. Syahkuda bayu Kec. Gunung Malela Kab. Simalungun (suami) dan YUSNITA SITORUS, Pr, Umur 46 thn, Islam, (istri) dan kerugian materi belum dapat ditaksir.

***humas/bagops/simal***

VIDEO

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *