polressimalungun-Terkait dengan adanya isu penculikan anak ramai dibicarakan di jejaring media sosial, dimana isu yang beredar tersebut mengatakan bahwa marak penculikan anak dengan...

IMG-20170322-WA0146

 

polressimalungun-Terkait dengan adanya isu penculikan anak ramai dibicarakan di jejaring media sosial, dimana isu yang beredar tersebut mengatakan bahwa marak penculikan anak dengan modus pelaku pura-pura gila.

 

Hal itu membuat warga Kabupaten Simalungun dan sekitarnya turut dijadikan agak resah dan isu itu makin menguat ketika hari Rabu (22/3-2017) sekira pukul 04.00 wib di Nagori Karang Sari Kabupaten Simalungun ditemukan seorang perempuan yang diduga kurang waras masuk ke rumah warga.

IMG-20170322-WA0148

Bhabinkamtibmas Polsek Bangun AIPTU AMRIL YOUSNAIDI, setelah mendapat informasi tersebut langsung mendatangi TKP bersama dengan Perangkat Nagori. Sesampainya di TKP, ditemukan seorang wanita yang diduga kurang waras dalam keadaan terikat di sebuah tiang listrik yang ada di Desa tersebut dan setelah didekati, dari tubuh wanita tersebut tercium bau bensin.

 

Menurut keterangan warga sekitar, kejadian tersebut bermula pada Rabu (22/3-2017) sekira pukul 04.00 wib, wanita yang diduga kurang waras tersebut masuk ke dalam salah satu rumah warga di Nagori Karang Sari Kabupaten Simalungun. Warga yang mendengar hal tersebut langsung galap mata dan melakukan tindakan kepada wanita tersebut, diduga warga terpengaruh akibat adanya isu penculikan anak yang menjadi viral diperbincangkan saat ini.

 

Bhabinkamtibmas Polsek Bangun langsung mengamankan wanita tersebut ke Kantor Kepala Desa Karang Sari dan menghimbau warga untuk tidak malakukan tindakan main hakim sendiri. Setelah diamankan, ternyata wanita yang diduga kurang waras tersebut merupakan warga Karang Sari juga dan pihak keluarganya langsung menjemput dan membuat surat pernyataan bersedia untuk mengobati serta menjaga wanita tersebut agar tidak berkeliaran sehingga meresahkan warga.

 

***humas/bagops/simal***

admin

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *